Informasi privasi

Kebijakan Privasi PJJ SMANIS

Diperbarui 28 Oktober 2026

Kebijakan ini menjelaskan data yang diproses oleh Pembelajaran Jarak Jauh SMAN 1 Sumber (“PJJ SMANIS”), termasuk data Google untuk verifikasi identitas guru dan, jika diaktifkan, pengelolaan serta pemantauan Google Meet.

Pengelola dan cakupan

PJJ SMANIS dikelola untuk kegiatan pembelajaran SMAN 1 Sumber, Kabupaten Cirebon. Kebijakan ini berlaku bagi pengguna yang mengakses PJJ melalui pjj.sman1sumbercirebon.sch.id. Untuk pertanyaan, koreksi, atau permintaan terkait data, hubungi administrator PJJ melalui kanal komunikasi resmi SMAN 1 Sumber.

Data yang diproses

  • Data akun dan sekolah: nama, peran pengguna, identitas akun PJJ/SIAPS, kelas, mata pelajaran, jadwal, dan data yang diperlukan untuk menjalankan layanan.
  • Data aktivitas belajar: akses sesi, presensi, materi, tugas, jurnal mengajar, lampiran/bukti kegiatan, nilai atau umpan balik, dan catatan tindak lanjut.
  • Data teknis dan keamanan: catatan audit tindakan, waktu akses, sesi autentikasi, dan informasi teknis untuk menjaga keamanan serta mendiagnosis gangguan.

Penggunaan data Google

Verifikasi identitas guru

Jika sekolah mengaktifkan verifikasi identitas, fitur ini hanya ditujukan untuk pengguna berperan guru. Siswa tidak diminta menautkan atau memverifikasi akun Google. Saat guru memilih akun Google, PJJ meminta izin dasar openid dan email untuk menerima pengenal akun Google yang stabil (sub), alamat email, dan status email telah diverifikasi. Data digunakan untuk menghubungkan identitas Google dengan akun guru PJJ dan mengenali guru penyelenggara saat pemantauan kegiatan.

Kode dan token akses yang diperlukan untuk menyelesaikan verifikasi diproses sementara di server. Dalam alur verifikasi identitas ini, PJJ tidak menyimpan token akses atau token penyegaran. PJJ menyimpan pengenal Google stabil, email, waktu verifikasi, dan waktu pencabutan bila tautan identitas dicabut. Fitur ini tidak meminta akses ke Gmail, Google Drive, Google Calendar, atau isi file pengguna.

Koneksi Google Meet oleh penyelenggara

Fitur Meet adalah koneksi terpisah yang digunakan guru penyelenggara atau administrator berwenang untuk membuat/mengelola ruang Meet dan membaca aktivitas konferensi terkait. Jika pengguna menghubungkan fitur ini, PJJ menerima informasi akun dan token yang diperlukan. Token akses dan token penyegaran koneksi Meet disimpan terenkripsi pada basis data aplikasi sampai koneksi diputus. Pemutusan koneksi menghapus token dari akun PJJ dan meminta Google mencabut token tersebut.

Untuk pemantauan sesi yang ditautkan, PJJ meminta data ruang, konferensi, peserta, serta waktu bergabung/keluar dari Google Meet API. PJJ mencocokkan identitas Google peserta dengan identitas guru terverifikasi. Snapshot pemantauan mencatat pengenal ruang/konferensi, status konferensi dan indikator aktif, jumlah serta status peserta tanpa menyimpan nama atau email peserta yang tidak dikenali sebagai guru, dan interval kehadiran guru yang dikenali. Data digunakan untuk menyajikan status sesi serta durasi kehadiran kepada petugas sekolah berwenang. Data Meet tidak digunakan untuk iklan.

Tujuan dan akses

Data diproses untuk menyediakan akses pembelajaran, menampilkan jadwal dan kegiatan, mengelola tugas serta jurnal, memverifikasi identitas Google guru, mendukung pemantauan PJJ, menjaga keamanan, dan memenuhi administrasi pendidikan sekolah. Akses dibatasi menurut akun dan peran; data pemantauan hanya tersedia bagi petugas sekolah berwenang.

Penyimpanan dan masa retensi

Data akun, identitas guru, jurnal, tugas, dan audit disimpan di infrastruktur PJJ untuk operasional dan administrasi sekolah. Identitas Google yang dicabut dinonaktifkan untuk pencocokan berikutnya, sedangkan catatan verifikasi/pencabutan dan audit dapat tetap tersimpan sebagai riwayat administrasi. Token Google Meet dihapus dari akun PJJ saat koneksi diputus. Snapshot pemantauan saat ini belum memiliki penghapusan otomatis berdasarkan batas waktu; snapshot tersimpan sampai dikelola atau dihapus administrator sesuai kebutuhan dan kebijakan retensi sekolah. Pengelola perlu meninjau dan menghapus data yang tidak lagi diperlukan.

Pihak yang menerima data

Data dapat diakses pengguna PJJ yang berwenang dan penyedia infrastruktur aplikasi. Saat fitur Google digunakan, data yang diperlukan dikirim kepada Google untuk autentikasi atau layanan Google Meet sesuai izin yang diberikan. PJJ tidak menjual data pribadi atau membagikannya kepada pengiklan. Data dapat diungkapkan bila diwajibkan oleh peraturan yang berlaku atau diperlukan untuk menangani insiden keamanan dengan pembatasan yang sesuai.

Keamanan

PJJ menerapkan kontrol akses berdasarkan peran, koneksi HTTPS pada domain produksi, perlindungan sesi, pencatatan audit untuk tindakan tertentu, serta enkripsi token koneksi Google Meet pada penyimpanan aplikasi. Pengguna perlu menjaga kerahasiaan akses akun dan melaporkan dugaan penyalahgunaan kepada sekolah.

Hak dan permintaan pengguna

Pengguna dapat meminta informasi, koreksi, pencabutan tautan identitas Google, atau penghapusan data yang tidak lagi diperlukan dengan menghubungi administrator PJJ melalui kanal resmi sekolah. Permintaan ditinjau dengan memperhatikan kewajiban administrasi dan retensi arsip pendidikan. Guru dapat meminta administrator mencabut tautan identitas Google; siswa tidak memiliki tautan Google PJJ yang perlu dicabut.

Perubahan kebijakan

Kebijakan dapat diperbarui bila fungsi PJJ atau aturan sekolah berubah. Versi terbaru dan tanggal pembaruan ditampilkan di halaman ini.

← Informasi PJJ SMANIS